Advertisement
SINTANG, KALBAR -Lenterakapuas.com
Pekerjaan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menggunakan mesin besar kembali terpantau secara terang-terangan di wilayah Sesar, Kapuas Kiri Hulu, Kabupaten Sintang.
"Aktivitas tersebut terpantau langsung dari atas Jembatan Kapuas pada Kamis (8/10/2026). Dalam rekaman video yang diterima redaksi, terdengar jelas raungan mesin besar yang sedang beroperasi mengeruk Sungai Kapuas.
"Berdasarkan informasi di lapangan, pekerjaan PETI tersebut menggunakan mesin besar jenis 4 silinder dan 6 silinder, yang mengindikasikan operasi bermodal besar dan terorganisir.
"Lokasi pekerjaan yang berada di Sesar, Kapuas Kiri Hulu dan terpantau langsung dari Jembatan Kapuas itu seharusnya mudah terdeteksi aparat penegak hukum, namun hingga kini masih beroperasi secara terbuka.
"Terpantau dari Jembatan Kapuas , pekerjaan PETI mesin besar yang 4 silinder dan 6 silinder itu ada di Sesar, Kapuas Kiri Hulu. Suaranya meraung-raung jelas. Kemana Polres Sintang? Kinerja mereka dipertanyakan warga," ujar warga yang mengirimkan laporan tersebut.
"Warga mendesak penegakan hukum serius. Aktivitas PETI bermesin besar itu dinilai menjadi penyebab utama kerusakan lingkungan dan pendangkalan Sungai Kapuas yang semakin parah.
"Jika Polres Sintang dinilai tidak mampu menindak pekerjaan PETI di Sesar tersebut, warga meminta Polda Kalbar dan Mabes Polri turun langsung.
"Jangan biarkan Sungai Kapuas hancur. Kalau tidak ada tindakan dari Polres, turunkan tim dari Polda dan Mabes Polri," tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan pada Jum'at (9/10/2026), belum ada keterangan resmi dari Polres Sintang maupun Polda Kalbar.
Tim Redaksi
